Buah-Buahan Yang Terlarang Untuk Diet Tanpa Olahraga

Buah-Buahan Yang Terlarang Untuk Diet Tanpa Olahraga

Banyak dari masyarakat melakukan diet untuk perbaikan massa tubuh, baik untuk menurunkan berat badan, menambah berat badan, maupun menjaga tubuh ideal. Tentunya, makanan konsumsi yang paling aman adalah buah, tetapi terdapat buah-buahan yang terlarang untuk diet yang bertujuan menurunkan berat badan.

Buah-buahan biasanya dianggap sebagai makanan paling aman dikonsumsi jika sedang menjalani diet untuk penurunan berat badan. Faktanya, beberapa buah hampir bisa menambah kalori secara berlebihan dan berpengaruh pada penambahan berat badan, apalagi kebanyakan diet tersebut tidak menambahkan aktivitas fisik/olahraga.

Dibawah akan dipaparkan buah-buahan yang terlarang untuk diet tanpa olahraga, sehingga konsumsi buah selain dibawah akan tetap aman, meski ketidakhadiran olahraga dalam to do list aktivitas, hal itu  tidak akan menambah garis ke kanan pada timbangan berat badan.

2 Kelompok Buah-Buahan Yang Terlarang Untuk Diet Tanpa Aktivitas Olahraga

1. Fresh Fruits (Buah Segar)

Pada dasarnya, setiap mengkonsumsi makanan apapun secara berlebihan, baik buah, sayur, junk food, dsb, dapat menaikkan berat badan. Hal ini terjadi apabila kalori dari satu porsi makanan tersebut tidak dibakar oleh tubuh dengan jumlah yang sama/kurang dari jumlah tersebut.

Setiap buah memilili kalori, tetapi diantara banyak buah segar terdapat beberapa buah dengan jumlah angka kalori, karbohidrat, dan lemak tinggi. Buah inilah yang harus dihindari dalam oelaksanaan diet tanpa olahraga.

Diet tanpa olahraga, harus memastikan bahwa angka kebutuhan kalori harian terpenuhi, dan terbakar dengan nilai/jumlah kalori yang lebih tinggi. Rasional apabila berat badan menjadi naik apabila angka kebutuhan kalori lebih besar dari kalori yang dibakar/digunakan oleh tubuh.

Diet tanpa olahraga tentunya akan menggambarkan sebuah diet minim aktivitas yang mana akan membakar sedikit jumlah kalori. Sehingga praktisi diet tersebut harus menghindari sejumlah makanan, termasuk buah segar dengan kandungan kalori, karbohidrat dan lemak tinggi.

2. Dried Fruits (Buah Kering)

Buah Kering merupakan buah segar yang telah melalui proses atau metode pengeringan tertentu. Buah ini telah mengalami penarikan air dari dari dalam ke luar, sehingga menjadi kering. Buah kering sendiri memiliki lebih banyak kalori daripada buah segar.

Semangkuk buah kering mungkin terlihat lebih sedikit daripada semangkuk buah segar dengan jumlah yang sama. Tetapi, buah kering memiliki memiliki kalori terkonsentrasi sehingga mengandung lebih tinggi kalori.

Misalnya saja buah anggur, secangkir anggur memiliki nilai 105 kalori, tetapi secangkir kismis memiliki niali 435 kalori, dan buah kering lain. Sehingga harus dihindari selama proses diet untuk memasukkan buah kering ke dalam makanan yang akan di konsumsi.

List buah kering yang mungkin mudah didapatkan dan harus dihindari adalah seperti kismis, kacang mede, almond, dan buah segar yang dikeringkan (kurma kering, ara kering, aprikot, dsb). Hal ini akan membantu praktisi diet tanpa olahraga tidak kelebihan kalori tubuh.

Buah mengandung gula alami, sehingga mengkonsumsinya dalam jumlah yang cukup dan waktu yang tepat (sebelum makan, atau 30 menit setelelah makan) tidak akan mengganggu proses diet tanpa olahraga. Hanya saja, beberapa buah tinggi kalori dapat dihindari, tetapi bukan berarti harus sama sekali berhenti mengkonsumsinya.

Itulah 2 kelompok buah-buahan yang terlarang untuk diet tanpa olahraga, yaitu kelompok buah segar dan buah kering. Pastikan untuk mengganti kebutuhan kalori gula alami dengan buah selain di atas, agar proses diet bisalebih efektif.

Setiap diet memerlukan konsistensi dan komitmen, sehingga kepatuhan dalam menjaga pola makan, jenis makanan, dan waktu makan akan membuat perbedaanyang signifikan. Diet enak dan diet sehat tanpa olahraga membutuhkan pengaturan kalori sespesifik mungkin, pastikan praktisi diet mengetahui kebutuhan kalori hariannya masing-masing.